Bharega 18 “my second family…”

dimulai dari “log in” ke Bharega…
-*haha..malu aku mengingatnya…-
ikut dengan tanpa motivasi…
hanya BERNIAT untuk mengisi waktu luang…
-*maaf maaf…hehehe-

mengarungi hari-hari bersama…
walau melalui banyak rintangan…
keluar masuk anggota baru, yang belum kenal satu sama lain, kegiatan ini itu yang bagai tanpa ujung, dll…
tapi akhirnya 28+1 anggota mentahbiskan dirinya menjadi BHAREGA 18!!!…

masuk saat-saat musang…
saat yang paling ditunggu-tunggu…
pergantian kepengurusan selalu dinanti…
dan akhirnya datang juga, haha…

(alhamdulillah) terpilih menjadi ketua Bharega 18…
apa yang dirasa??…
bangga dan takut…
bangga telah dipercaya oleh mayoritas warga Bharega saat itu…
takut tidak bisa membayar kepercayaan mereka…
dan dengan bermodalkan niat, teman-teman Bharega 18, pembina teknis PMR, sedikit kenekatan, serta satu motto (“aku mungkin bukan yang terbaik, tapi aku siap memberikan yang terbaik, walau hingga melebihi batas kemampuanku sendiri…”) aku terima jabatan itu…

membentuk kepengurusan…
menyusun program kerja tahunan…
menyusun rencana anggaran tahunan…
semua terselesaikan tanpa masalah berarti…

masuk kegiatan pertama dalam kepengurusan Bharega 18…
menjalankan kegiatan dengan peserta teman-teman sendiri sungguh membuat gejolak jiwa…
hati nurani yang bertarung dengan (tuntutan) profesionalisme benar-benar memberikanku pengalaman dan pelajaran hidup yang luar biasa…
bingung…
salah ini…
salah itu…
tapi semua berakhir indah…
dan diakhiri dengan pesan dari mas Wawan: “ini salah satu modalmu untuk menjalankan masa bhakti 1tahun ini ,Dik”…
huft,…
seperti apakah hari esok???…
hanya waktu yang menjawabnya…

masa bhakti ini terus kulalui dengan teman-teman Bharega 18…
kegiatan yang ini…
kegiatan yang itu…
ada sedih…
seneng…
marah…
cinta…
duka…
suka…
semua bisa terlaksana dengan sukses bersama mereka…
teringat saat pertama kali ada masalah di salah satu kegiatan…
begitu bingung dan berniat baik untuk konsultasi dengan mas Wawan…
tapi (maaf sebelumnya) hanya dijawab: “ya monggo terserah kamu sebagai ketua mau bagaimana…”
awalnya terasa menyakitkan…
merasa “dilepas” begitu saja…
merasa terabaikan…
tapi kini kusadari…itulah pembelajaran yang sebenarnya…
belajar bagaimana membaca situasi…
belajar bagaimana menganalisa permasalahan…
belajar bagaimana memecahkan masalah bersama…
belajar bagaimana mengambil keputusan-keputusan tepat…
dan belajar bagaimana selalu berfikir “out of the box”…
berfikir diluar batas kewajaran pemikiran orang lain…
hingga kini selalu ada saja hal-hal yang bisa diambil setiap harinya di Bharega…
dan saat itulah kusadari teman-teman Bharega 18 adalah keluarga bagiku…
segala sesuatu yang kami lalui bersama mempererat persaudaraan kami…

tiba saatnya program kerja terbesar tahun ini harus diselenggarakan…
BHAREGA FIRST AID INVITATION II 2010
teringat saat awal rencana pemilihan ketua panitia, mas Wawan nitip pesan: “proker ini akan jadi wajah selama 1tahun masa bhakti kalian lho ,Dik..jangan asal-asalan, termasuk pemilihan ketua panitia…”
bingung…!!!
sangat disadari kegiatan ini akan penuh resiko…
kekeluargaan, kekompakan, dan wajah Bharega 18 secara keseluruhan dipertaruhkan pada kegiatan ini…
pemilihan ketua panitia, penyusunan panitia penyelenggara, pembuatan proposal, surat ini itu, usaha dana, dekorasi, perlengkapan, dan semua hal pendukung acara ini terus disempurnakan…
hingga hari pelaksanaan kegiatan datang…
segala macam persiapan yang kami bangun sampai pada puncaknya…
dan perjuangan luar biasa teman-teman membuahkan hasil yang sangat memuaskan…
kegiatan ini SUKSES!!!…
penuh tawa…
penuh keceriaan…
semua larut dalam kebahagiaan…
diiringi sebuah statement dari mas Wawan saat koordinasi beres-beres sarana dan prasarana BFAI di UKS: “kegiatan sukses, teman-teman sangat luar biasa, kamu udah berhasil jadi Penanggung Jawab, Dik”
saat mendengarnya…
hanya satu yang terfikirkan…
KALIAN!!!…
betapa beruntungnya ku memiliki kalian Bharega 18…
kalian lah yang pantas mendapatkan ini semua…
aku hanya duduk santai selama ini…
kalian yang bekerja…berkorban waktu, tenaga, dan pikiran…
penghargaan tertinggi pantas kalian raih…
I love you all, my family . !!!…

ingatlah…
ini bukan akhir masa bhakti kita…
janganlah over confidence…
masih banyak yang harus diselesaikan…
bersama kalian…
BHAREGA 18

special thank’s to :
Allah swt…atas segala karunia dan hidayahnya pada kami…

Keluarga semua…love you all…
papi, ibu, mba ana, mas koko, mba lia, mba fera, mas rizal…atas segala pengertiannya…

Bapak kepala sekolah, waka, guru, dan karyawan…atas segala dukungan dan bantuannya…

Ibu Yuli…atas kesabarannya dan keteguhan hatinya membimbing kami…

Mas Wawan…atas segala macam ilmu yang tercurahkan untuk kami…

Para alumnus (BPW)…atas saran dan pesan yang selalu membuka hati ini…

Pengurus OSIS 09-10…atas segala kemudahan-kemudahan yang diberikan…

Bharega 18…my second family…
daning, dita, fika, nadiya, drajat, ella, puput, satun, anita, dj, ninda, meilia, rista, nida, margi, lisna, ita, chilman, kurnia, rara, hera, hasvi, wiwi, ifa, oka, vita, tya, dan yang juga tak akan terlupakan zulfa…atas semua dedikasi, bantuan, kebersamaan, kekeluargaan, dan segala hal yang kalian beri…

serta pihak-pihak yang tak bisa disebutkan satu per satu…

terima kasih semua…aku bangga memiliki kalian…

Purbalingga, 27 Mei 2010

–07.53–

By Rahardika Nur Permana

BHAREGA 18

One thought on “Bharega 18 “my second family…”

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s